NIKMAT SEKEDIP, HUJAT SEBELALAK

Waktu berlalu dan waktu pun yang membuktikan. Skandal mesum icon free seks, freelive, dan freelove mulai terkuak di dalam fitnah, gunjingan dan hujatan masyarakat luas. Cerita skandal ini sungguh “best seller” di media cetak dan media elektronik. Selalu jadi topik utama ibu-ibu dan remaja putri. Dan jadi obrolan genit kaum lelaki. Berbagai kalangan pun turun gunung dan unjuk aksi mengecam, menghujat, mengutuk dan mengancam. Penguasa daerah pun ambil sikap tegas. Para ahli keilmuan pun sumbang jasa untuk membongkar. Tak butuh pengakuan, tapi pembuktian. Siapa yang berani menantang ilmu pengetahuan?

Yang punya wargos alias warung gosip, berlomba-lomba membeli bumbu. Aib pun menjadi cerita menarik setiap wargos. Dan cerita pun berubah gunjingan. Dari gunjingan menjadi fitnah.

Padi telah ditanam. Seiring waktu padi pun tumbuh. Dan kini masa panen. Dan hasil pun sedang dituai. Logika sehat pun bertanya. Banyak kasus seperti ini di masyarakat, bahkan menimpa anggota keluarga atau tetangga kita. Tiga artis itu hanya kebetulan jadi icon karna kepopulerannya. Padahal ketika mereka bertanam di lahan larangan, waktu nikmatnya hanya sekedip, setelah itu tidak lebih. Tapi aib, malu dan hujatan harus mereka gendong lama. Karena begitu beratnya, keluarga dan terutama kedua orang tua, mau tak malu harus turut memikulnya.

Alangkah bijaknya jika mereka bertanam di lahan milik sendiri. Wahai bujangan dan perawan, MENIKAHLAH dan bercocoktanamlah dengan halal!
(aninda serunai)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: