SUBAHANALLAH! KUCING BERLAFADZ ALLAH SERING BANGUNKAN AJO SHOLAT SHUBUH

Jum’at, 06 Aug 2010

Bandung (voa-islam.com) -Subhanallah, keajaiban lagi-lagi ditampakkan Allah pada berbagai bentuknya. Kini, Seekor anak kucing kampung yang didominasi warna hitam milik Ajo Erlangga (41) memiliki keanehan. Pada bulu kucing bagian kiri dan kanan terlihat semacam garis yang membentuk lafaz Allah.

Ajo menceritakan awal dirinya memelihara kucing berlafaz Allah tersebut. Menurutnya, kucing tersebut dipelihara dari sejak lahir 3 bulan lalu. Waktu itu, kata dia, seekor kucing melahirkan di dekat kios tempatnya bekerja, sekitar 100 meter dari rumah.

…Setelah dua bulan dipelihara, saya melihat ada yang aneh dari kucing itu. Pada bulu bagian kanan dan kiri, terlihat garis yang membentuk lafaz Allah,” kata Ajo…

Dari empat anak kucing yang dilahirkan, Ajo mengambil satu. Oleh anak pertamanya, kata dia, anak kucing itu diberi nama Vimon. Awalnya, Ajo mengaku sama sekali tidak melihat hal aneh pada kucing itu.

“Namun, setelah dua bulan dipelihara, saya melihat ada yang aneh dari kucing itu. Pada bulu bagian kanan dan kiri, terlihat garis yang membentuk lafaz Allah,” kata Ajo saat ditemui wartawan di kediamannya Gang Binong Utara RT 4/RW 10 Kelurahan Kebon Kangkung, Kecamatan Kiaracondong Bandung, Jumat (6/8/2010).

Ajo mengatakan, jika diperhatikan dengan seksama, lafaz Allah pada bagian kanan dan kiri kucing itu berwarna kuning. Lafaz Allah tersebut terlihat lebih mencolok jika terkena sinar.

“Kalau dilihat, kucing ini warnanya campuran yang terdiri atas warna hitam, putih, dan kuning. Warna kuning terlihat pada lafaz Allah tersebut,” ujar bapak 2 anak ini.

Ajo sendiri mengaku memang senang memelihara binatang sejak kecil. Sejak terlihat lafaz Allah pada bulu kucing peliharaannya itu, dia pun mulai rajin memandikannya setiap satu minggu sekali.

“Yang memandikannya istri saya setiap seminggu sekali. Ya biar terlihat bersih,” kata Ajo.

Meski memiliki lafaz Allah pada bulunya, anak kucing itu diperlakukan biasa oleh Ajo. Makanan sehari-harinya pun hanya ikan bandeng dan daging ayam.

“Saya perlakukan biasa saja. Untuk makanannya, hanya saya kasih ikan bandeng dan daging ayam,” kata Ajo.

Sering Mengikuti Sholat Pemilik

Tak ada hal aneh yang dirasakan Ajo sejak memelihara anak kucing berbulu menyerupai lafaz Allah. Namun, istri Ajo, Zalliar (39), mengaku kerap bermimpi aneh sejak dua minggu lalu.

“Tidak ada hal yang aneh. Cuma, istri saya sejak dua minggu lalu kerap bermimpi aneh. Dalam mimpinya, istri saya bertemu dengan SBY dan para menterinya,” kata Ajo.

…Nah, kalau subuh, kucing itu membangunakan anak saya dengan cara menjilat. Terus kalau terdengar suara azan, kucing saya duduk di dekat kamar mandi dan terus mengikuti saya ke sajadah,” kata Ajo…

Entah ada hubungannya dengan kucing tersebut atau tidak, kata Ajo, mimpi itu memang baru dialami istrinya sejak dia memelihara anak kucing berlafaz Allah. Namun, Ajo pun tetap menganggap mimpi istrinya itu hal biasa. “Memang istri saya mimpi aneh sejak keluarga kami memelihara kucing lafaz Allah. Tapi saya tetap mengartikannya sebagai bunga tidur,” kata Ajo.

Lebih jauh Ajo mengatakan, anak kucing miliknya itu tak jarang duduk di depan pintu setiap terdengar suara azan. Malah, kata dia, jika azan Subuh, kucing itu membangunkan anak-anaknya dengan cara menjilat.

“Saya biasa tidur di warung. Nah, kalau subuh, kucing itu membangunkan anak saya dengan cara menjilat. Terus kalau terdengar suara azan, kucing saya duduk di dekat kamar mandi dan terus mengikuti saya ke sajadah,” kata Ajo.(Ibnudzar/ozo)

(abudzakira: “nasehati aku”) dari voa of al-islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: