PERNYATAAN SIKAP JAMA’AH MUSLIMIN (HIZBULLAH) TENTANG LIBYA

بسم الله الرحمن الرحيم 

JAMA`AH MUSLIMIN (HIZBULLAH)

Sekretariat : Jl. Pesantren Al-Fatah No. 1 RT 02 RW 05 Pasirangin, Cileungsi, Bogor, 16820
e-mail : aljamaahhizbullah@yahoo.co.id, farkhants@yahoo.co.id
Telp./Fax : (021) 82498933, HP : 081310460021

PRESS RELEASE

PERNYATAAN SIKAP JAMA’AH MUSLIMIN (HIZBULLAH) :
KECAM KERAS DAN SEGERA HENTIKAN TINDAKAN REPRESIF
MILITER LIBYA TERHADAP WARGA SIPIL

Menyikapi tindakan represif pembunuhan oleh sejumlah militer Libya dengan membombardir warga sipil Libya yang sedang berdemonstrasi di Ibu Kota Tripoli, yang mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia. Maka, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) menyatakan sikap :

1. Mengecam keras tindakan kekerasan pemerintah Libya di bawah pimpinan Momar Khadafi dengan menggunakan kekuatan militer terhadap massa Muslimin yang menuntut keadilan hingga menewaskan ratusan orang.

Peringatan Allah : “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya”. (Al-Maidah : 32).

“Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar”. Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahami (nya).” (Al-An’am : 151).

Peringatan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam : “Tidak halal (ditumpahkan) darah seorang muslim yang bersaksi tidak ada Tuhan yang patut untuk disembah kecuali Allah dan aku adalah utusan-Nya, melainkan karena salah satu dari tiga sebab berikut; pelaku zina yang telah berkeluarga, jiwa dengan jiwa (qishash pembunuhan), dan orang yang meninggalkan agama serta jama’ahnya (murtad).” (Muttafaq ‘Alaih).

2. Memperingatkan Libya dan militernya agar segera menghentikan penindasan terhadap umat Islam dan segera bertaubat kepada Allah, karena tindakan dzalim yang telah dilakukan tersebut akan berakibat Allah Ta’ala murka, mengutuk dan melemparkan kaum yang berbuat dzalim ke dalam Neraka Jahannam.

Allah Ta’ala memperingatkan: “Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan fitnah (bencana, menindas dan membunuh) kepada orang-orang yang Mu’min laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (Api Neraka) yang membakar. (Al-Buruj : 10).

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta`ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (Al Israa’: 16).

“Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang zalim yang telah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya).” (Al Anbiya’ : 11).

3. Menyerukan kepada semua pihak-pihak yang berselisih agar berdialog, berdamai dan memenuhi tuntutan bagi keadilan dan kesejahteraan dalam suatu musyawarah damai.

Perintah Allah : “Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (Al-Hujurat : 10).

“Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (Ali Imran : 159).

4. Munculnya kekacauan di negeri-negeri berpenduduk muslim baik di Afrika dan Timur Tengah, juga menjadi peringatan kepada para pemimpin dunia Islam, agar kembali kepada pimpinan Allah dan Rasul-Nya, serta bersatu-padu merapatkan barisan dalam satu Jama’ah Muslimin (Khilafah ‘Ala Minhajin Nubuwwah).

Perintah Allah, “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah seraya berjama’ah, dan janganlah kamu bercerai-berai…..” (Ali Imran : 103).

Sabda Rasulullah : “Hendaklah kamu tetap berada dalam Jama’ah Muslimin dan Imaam mereka”. (Hadits Riwayat Bukhari, Muslim, Ibnu Majah dari Hudzaifah bin Yaman).

Demikian tadzkirah Jama’ah Muslimin (Hizbullah) kepada Pemerintah dan kaum Muslimin Lybia serta seluruh kaum Muslimin di muka bumi ini. Semoga Allah Ta’ala melindungi Muslimin dan Mu’minin di seluruh dunia dan memenangkan mereka atas kaum kafirin, musyrikin, munafikin serta rejim-rejim kezaliman dan kejahatan.

Jakarta, 20 Rabiul Awwal 1432 H. / 23 Februari 2011 M.

Jama’ah Muslimin (Hizbullah),

Imaam,

Syaikh Muhyiddin Hamidy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: