PERANG SAUDARA = NERAKA

Perang Saudara Meletus di Libya

Konflik Libya terus memanas. Terlebih saat beberapa anggota militer yang anti pemerintahan Moammar Khadafi memberikan persenjataan kepada masyarakat sipil. Perang terbuka terjadi.

 

 

 

 

 

 

 

 

Seorang warga Libya memegang senapan otomatis saat bertempur melawan pejuang pro-Moammar Khadafi di Brega, Libya Timur, Rabu (2/3). Foto: AP Photo/ Hussein Malla

 

 

 

 

 

 

 

Seorang warga Libya memegang RPG saat bertempur melawan pejuang pro-Moammar Khadafi di Brega, Libya Timur, Rabu (2/3). Foto: AP Photo/ Hussein Malla

 

 

 

 

 

 

 

Warga Libya membawa peluncur RPG untuk bertempur melawan pejuang pro-Moammar Khadafi di Brega, Libya Timur, Rabu (2/3). Foto: AP Photo/ Hussein Malla

 

 

 

 

 

 

 

 

Warga Libya mengendarai kendaraan lapis baja untuk bertempur melawan pejuang pro-Moammar Khadafi di Brega, Libya Timur, Rabu (2/3). Foto: AP Photo/ Hussein Malla

 

 

 

 

 

 

 

 

Warga Libya bertempur melawan pejuang pro-Moammar Khadafi di Brega, Libya Timur, Rabu (2/3). Foto: AP Photo/ Hussein Malla

 

 

 

 

 

 

 

 

Seorang warga Libya bersiap meluncurkan roket saat bertempur melawan pejuang pro-Moammar Khadafi di Brega, Libya Timur, Rabu (2/3). Foto: AP Photo/ Hussein Malla

 

Inilah lanjutan dari skenario raksasa dari “Tuannya Dunia”, yaitu Zionis Yahudi. Setelah meniupkan “Badai Demokrasi” yang menipu, kemudian mereka meracik konflik “Perang Saudara”. Selalnjutnya, dengan dalih sebagai “Pembela Kebenaran” mereka merilis “Film Hollywood”. Maka tunggulah di kemudian hari, Zionis Yahudi akan menjadi Tuan di negeri orang melalui pion-pion handalnya.

Namun ironinya, rakyat negeri Muslim tidak mau belajar banyak dari konflik-konflik negeri Muslim yang tak kunjung usai apa lagi mencapai kondisi damai. Kecuali hanya sedikit sekali yang mau membaca.

Lalu bagaimana pertanggungjawaban rakyat Muslim ini kepada Rabb-nya yang telah menetapkan hukum di muka bumi?

“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An Nisaa’ (4): 93).

“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain , atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya . Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.” (QS. Al Maidah (5): 32)

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya membunuh seorang Mukmin adalah lebih hebat di sisi Allah dari pada kehancuran dunia”. (HR. An Nasa’i).

“Barang siapa yang membantu untuk membunuh orang Islam  meskipun hanya dengan sepatah kata saja, maka Allah akan menulis di dahinya sebagai orang yang putus asa dari rahmat Allah Ta’ala”. (HR. Ahmad).

“Apabila dua Muslim saling berhadapan (bermusuhan) dengan menggunakan pedangnya (untuk salaing membunuh), maka yang dibunuh dan yang membunuh keduanya masuk neraka. “ Lalu ditanyakan oleh sahabat: “Wahai Rasulullah, betul bagi pembunuhnya, tetapi mengapa orang yang dibunuh juga masuk neraka?”  Nabi menjawab: “Sebab dia juga ingin membunuh kawannya itu”. (HR. Bukhari dan Muslim ).

 

(abu dzakir/ fhoto: vivanews)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: