BELAJAR DARI IBU PINGUIN

Penguin terlihat tidak takut dengan kehadiran manusia. Mereka akan mendekat pada kelompok peneliti yang sedang mempelajari mereka.

Namun satu bentuk pertengkaran besar antar penguin akan terjadi jika seekor ibu penguin kehilangan anaknya (karena tidak bisa bertahan dalam badai besar atau dimakan oleh hewan pemangsa). Jika seekor anak hilang, maka ibu penguin akan “mencuri” seekor anak penguin dari ibu penguin yang lain. Tingkah laku ini menarik perhatian ilmuwan. Menariknya, penguin-penguin betina lain dalam kelompok penguin tersebut tidak menyukai “pencurian” ini dan akan menolong dan “membela” ibu penguin yang anaknya dicuri.

Pelajaran yang dapan diambil dari karakter pinguin ini antara lain:

Ketidak takutan pingui terhadap kehadiran manusia dan justeru akan mendekati kelompok peneliti, menunjukkan karakter ramah dan menyambut. Manusia semestinya bersikap ramah dan menyambut tamu yang datang, tanpa curiga teman atau musuh, bersahabat atau berbahaya.

Jangan sekali-kali mencontoh watak licik seekor ibu pinguin yang kehilangan anaknya, lalu mencuri anak ibu pinguin yang lain.

Sikap pembelaan para ibu pinguin yang lain terhadap ibu pinguin yang dicuri anaknya, menunjukkan sikap ketegasan terhadap perilaku salah yang dilakukan seekor ibu pinguin yang licik.

Contohlah karakter pembelaan kepada pihak yang dizhalimi atau pihak yang benar. Benci dan musuhi sosok yang berkarakter jahat dan salah.

Binatang-binatang adalah bagian dari ayat-ayat Allah yang tersirat. Salah satunya adalah pinguin. Dan jelas pula, kemampuan biologis dan sistem pertahanan hidup mereka dapat dijadikan acuan untuk bidang teknologi dan pertahanan.

Dan inilah rincian pinguin secara umum :

Penguin atau pinguin (ordo Sphenisciformes, famili Spheniscidae) adalah hewan akuatik jenis burung yang tidak bisa terbang dan secara umum hidup di belahan Bumi selatan.

Spesies dan habitat

Di seluruh dunia terdapat 17 hingga 19 spesies penguin, tergantung pada apakah dua spesies Eudyptula dihitung juga sebagai spesies. Walaupun seluruh jenis penguin awalnya berasal dari belahan bumi selatan, namun penguin tidak hanya ditemukan di daerah dingin atau di Antartika saja. Terdapat tiga spesies penguin yang hidup di daerah tropis. Salah satu spesies hidup di Kepulauan Galapagos (Penguin Galapagos) dan biasanya menyeberangi garis khatulistiwa untuk mencari makan.

Tidak ada seekorpun burung penguinb yang hidup di kutub utara. Belahan bumi bagian Utara bukanlah habitat alami penguin. Keseluruhan 17 sub spesies penguin tinggal di belahan selatan bumi.

Ukuran

Spesies penguin terbesar adalah Penguin Emperor (Aptenodytes forsteri) dengan tinggi mencapai 1,1 meter dan berat 35 kilogram atau lebih.

Spesies penguin terkecil adalah Penguin Peri (Eudyptula Minor) dengan tinggi sekitar 40 cm dan berat satu kg. Secara umum, penguin yang berukuran besar lebih dapat mempertahankan suhu tubuhnya sehingga dapat bertahan di daerah dingin, sementara penguin yang berukuran lebih kecil biasanya ditemukan di daerah yang lebih hangat bahkan daerah tropis.

Makanan

Umumnya penguin memakan krill (sejenis kerang), ikan, cumi-cumi dan hewan air lainnya yang tertangkap ketika berenang di laut. Penguin dapat meminum air laut karena kelenjar supraorbital pada tubuhnya menyaring kelebihan garam laut dari aliran darah. Garam ini lalu dikeluarkan dalam bentuk cairan lewat saluran pernafasan penguin.

Bentuk tubuh

Tubuh penguin sangat sesuai untuk berenang dan hidup di air. Sayapnya merupakan pendayung dan tidak mampu untuk terbang. Di daratan penguin menggunakan ekor dan sayapnya untuk menjaga keseimbangan ketika berjalan.

Setiap penguin memiliki warna putih di sebelah dalam tubuhnya dan warna gelap (biasanya hitam) di sebelah luar tubuh. Hal ini berguna untuk kamuflase. Hewan pemangsa seperti singa laut dari dalam air akan sulit untuk melihat penguin karena perutnya yang berwarna putih bercampur dengan pantulan permukaan air laut. Sedangkan permukaan gelap pada punggungnya juga menyamarkan penguin dari pandangan hewan pemangsa di atas air.

Kemampuan berenang dan menyelam

Penguin mampu berenang dengan kecepatan 6 hingga 12 km/jam bahkan pernah tercatat hingga 27km/jam. Penguin yang berukuran kecil biasanya menyelam selama satu hingga dua menit dari permukaan air untuk menangkap makanan. Penguin yang berukuran lebih besar, yaitu penguin emperor bisa menyelam lebih dalam hingga 565 meter selama 20 menit. Penguin adalah satu-satunya burung yang tidak bisa terbang namun bisa berenang. Penguin sangat ahli berenang. Walau bernapas dengan paru-paru, penguin sering menyelam hingga sepanjang 18 menit, tanpa mengambil udara barang sekalipun. Selain ahli berenang, penguin memiliki keunikan karena memiliki organ desalinasi khusus di daerah sekitar matanya. Dengan organ ini, penguin dapat mengubah air asin menjadi air tawar. Masyaallah!

Berjalan dan meluncur

Untuk menghemat energi, kadang-kadang penguin berjalan dengan kaki pendeknya atau meluncur di salju dengan perutnya.

Kemampuan penginderaan

Penguin memiliki pendengaran yang amat baik. Jika berada di daratan, penguin amat mengandalkan pendengarannya. Mata penguin beradaptasi untuk penglihatan bawah air dalam mencari makanan dan menghindar dari pemangsa. Kemampuan daya penciuman penguin hingga saat ini masih belum banyak diketahui dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Jenis kelamin

Untuk melihat jenis kelamin penguin sangat sulit, karena penguin tidak memiliki kelamin eksternal. Akibatnya untuk membedakan jenis kelamin penguin, manusia harus memakai teknik pemeriksaan kromosom/DNA.

Jenis-jenis penguin

(abu dzakira dari wikipedia dan gumilargm.wordpress.com )

1 Komentar (+add yours?)

  1. choirul
    Apr 26, 2011 @ 07:41:04

    wah jangan sampai ya kita mengikuti langkah ibu penguin itu mencuri anak yang lain

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: